0811-6075-431    pipin.sablonmedan@gmail.com

Tinta Waterbase

Dipublikasikan oleh adminsm pada

Tinta Waterbase

Jenis tinta ini paling banyak digunakan di Indonesia. Dengan harga yang murah kita bisa mendapatkan tinta yang sangat mudah dipakai karena dapat digunakan tanpa alat pengering yang relatif mahal. Namun total biaya operasinya cukup terjangkau.

Pada dasarnya ada 4 Jenis tinta waterbase :

Tinta Rubber White

Tinta ini biasanya digunakan untuk mencetak di atas kain dengan dasar berwarna gelap. Tinta ini pekat sehingga dapat menutupi warna kain dengan baik. Tinta ini juga biasa digunakan untuk underbase (sebagai penutup warna kain sebelum dicetak dengan warna terang diatasnya.

Beberapa printer juga menggunakan tinta ini untuk dicampur dengan pigmen pewarna, khususnya untuk warna-warna muda seperti pink, kuning muda, hijau dan lain-lain. Namun tidak disarankan menggunakan tinta rubber white untuk dicampur langsung untuk warna tua.

Karena tinta ini memiliki kandungan titanium (pigmen putih) sehingga akan memakan banyak pigmen. Ini akan mengakibatkan over pigment. Konsekuensinya, hal ini akan menyebabkan tinta mudah luntur saat dicuci.

Tinta Rubber Semi/MAT

Tinta ini digunakan untuk dicampur dengan pigmen pewarna langsung, baik untuk warna muda dan warna tua. Sesuai dengan sebutannya, tinta rubber semi ini memang memiliki campuran titanium yang lebih sedikit dibanding dengan rubber white. Titanium memang diperlukan agar tinta memiliki kepekatan yang baik untuk menutupi pori-pori kain.

Tinta Rubber Clear

Tinta ini memiliki dua fungsi, yaitu dapat digunakan sebagai underbase dan top coat sekaligus. Beberapa printer dengan kualitas ekspor menggunkan tinta ini untuk underbase karena beberapa alasan :

  1. Jika anda menggunakan tinta underbase clear dan terjadi misprint (meleset), hal ini tidak akan terlihat. Berbeda dengan underbase white.
  2. Tinta ini juga tidak menimbulkan bintik-bintik putih jika permukaan hasil cetak kurang rata atau kurang tertutup dengan sempurna.
  3. Tidak mengandung titanium powder sehingga hasil cetakan awal akan lebih halus atau rata. Hal ini akan banyak mempengaruhi hasil cetakan di atasnya. Tentu saja dengan menggunakan underbase clear Anda memerlukan cetakan berulang-ulang yang sangat dihindari oleh printer untuk produk lokal. Silahkan mencoba dan Anda akan mengetahui perbedaannya.

Tinta Extender

Tinta ini hampir mirip dengan tinta rubber clear. Tinta extender juga transparan, tetapi sebenarnya sangat jauh berbeda. Tinta ini hanya digunakan pada kain putih. Tinta Extender akan menghasilkan cetakan yang sangat soft dan cocok digunakan untuk proses cetak separasi 4 warna (CMYK).

Beberapa pelanggan saat ini menginginkan hasil cetakannya mendekati tinta extender secara handfeel atau kelembutan pegangannya.

Dalam perkembangannya, banyak produsen kemudian menciptakan beberpaa tinta special effect yang pertama diciptakan adalah puff atau timbul. Beberapa tinta waterbase special effect lainnya adalah sebagai berikut :

  • Discharge – Flocking
  • Burn Out – Suade
  • Glow in – Glitter
  • The Dark – Cristalina
  • Reflektif – Metallic
  • Foil – Brom

Untuk jenis tinta Flock, Glitter, maupun foil. Ini bukan tinta murni tetapi bahan aplikasi untuk screen printing.

Kategori: Artikel

0 Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *